"Cinta..
cinta ada hanya untuk cinta"
(Syair Kahlil Girban)
"Ibu,
Anakmu bukan anakmu
mereka adalah putra sang Fajar"
(Syair Kahlil Girban)
"Wanita adalah ciptaan terindah dalam setiap hembusan nafasmu
kamu akan melihat pantulan sinarnya dalam embun pagi
yang akan menandai baik buruknya kamu diawal hari
hanya bila engkau mencintainya laksana embun pagi
maka ia akan mencintaimu sepenuhnya dan seterusnya"
"Cinta..
Cinta memang datang saat cinta membutuhkan Cinta
Terima kasih semesta"
Dan inilah kutipan yang paling ku suka:
"Kita yakin kita semua bisa,
yang kita perlu sekarang cuma kaki yang berjalan lebih jauh dari biasanya,
tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya,
mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya,
leher yang akan sering melihat keatas,
lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja,
hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya,
serta mulut yang akan selalu berdoa,"
"Semua cinta itu harus diungkapkan
tidak ada cinta yang tidak diungkapkan,
kecuali oleh orang yang terlalu mencintai dirinya sendiri"
"Sebuah kehormatan bagi saya,
saya Genta,
telah mendaki Mahameru bersama sahabat tercinta
di Tanah Air tercinta ini.
Kehormatan ini tidak akan saya lupakan seumur hidup saya."
"Suatu kehormatan juga bagi saya
dan kehormatan itu bagi kita para sahabat,
saya Arial saya sangat mencintai tanah ini."
"Dan juga bagi saya, Arinda,
Indonesiaku saya mencintaimu sepenuhnya."
"Semua berawal dari sini,
impian, persahabatan, cinta,
dan sebuah keajaiban tekad
yang telah menjadikan kita
bukan hanya seonggok daging yang hanya punya nama.
Saya Zafran, saya mencintai kalian semua
dan saya mencintai negeri indah ini
dengan gugusan ribuan pulaunya sampai saya mati
dan menyatu dengan tanah tercinta ini lagi."
"Dan selama ribuan langkah kaki kita melangkah,
selama hati yang berani ini bertekad
hingga semuanya bisa terwujud sampai disini
jangan pernah sekalipun kita menyerah mengejar mimpi-mimpi kita
berjuang, berusaha dan bercita-cita untuk kehidupan yang lebih baik
bagi tanah tempat kita berpijak ini, sahabat,
saya riani, saya mencintai tanah ini dengan seluruh hati saya."
"Saya Ian,
bangga bisa berada disini bersama kalian
semua sahabat-sahabat saya tercinta
saya akan mencintai tanah air ini seumur hidup saya,
saya akan menjaganya dengan apapun yang saya punya
saya akan menjaga kehormatannya seperti saya menjaga kehormatan diri saya sendiri
seperti saya terus menjaga mimpi-mimpi saya terus hidup bersama tanah air tercinta ini.
Yang berani cela Indonesia ribut sama gua."
"Hari itu, kita berdiri diatas Bumi
tapi dekat sekali dengan langit dekat
dengan sang pencipta.
Sebuah Persahabatan, Impian, cita-cita, dan cinta
tidak ada siapapun yang bisa membuktikan seberapa besar itu semua,
tapi seperti sebuah mimpi kita hanya harus mempercayai."
Ian: "Tapi beneran enakan di-Indonesia baru sadar gue tapi yang penting temen-temen gue disini. Dari lahir gue disini, gue makek tanahnya, minum airnya, masak gue gak ada terima kasihnya. Lebih baik disini Rumah kita sendiri."
"Kita berlima percaya pada satu hal,
sederhana tapi luar biasa ada pada setiap diri manusia
bila ia meyakininya.
Sebuah impian,
setiap kamu punya mimpi, keinginan atau cita-cita kamu
taruh didepan sini, didepan kening kamu dan jangan menempel
biarkan dia menggantung,
mengambang 5cm didepan kening kamu,
jadi dia tidak akan pernah lepas dari mata kamu
dan kamu bawa impian kamu itu setiap hari
kamu lihat setiap hari
dan percaya bahwa kamu bisa.
Bahwa kamu akan berdiri lagi setiap kamu jatuh
apapun hambatannya kamu bilang sama diri kamu sendiri
kalau kamu percaya sama impian kamu
dan kamu gak akan pernah menyerah.
Belum pernah ada bukti-bukti nyata angka
yang bisa dipecahkan oleh ilmu pengetahuan
tentang bagaimana keajaiban sebuah Impian, Persahabatan, Cinta, dan keyakinan
bisa membuat begitu banyak perbedaan yang bisa mengubah kehidupan manusia,
belum pernah ada.
Hanya mimpi dan keyakinan
yang bisa membuat manusia berbeda dengan makhluk lainnya,
Hanya mimpi dan keyakinan
yang bisa membuat manusia sangat istimewa dimata sang pencipta
dan yang bisa dilakukan oleh makhluk yang bernama manusia
terhadap mimpi-mimpi dan keyakinannya
adalah mereka hanya tinggal mempercayainya
percaya pada 5cm didepan kening kamu."




0 comments:
Post a Comment